
Malang, 11 November 2025 – Pembuluh darah adalah organ krusial yang sering luput dari perhatian, padahal merupakan jalur kehidupan yang vital, membawa nutrisi dan oksigen ke seluruh organ. Hal ini diungkapkan oleh dr. Kresna Agung Prabowo, Sp.B, Subsp.BVE(K), salah satu dari sedikit spesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular (BVE) di Indonesia, dalam program “Ngobrol Pintar di Udara” di RDI FM Malang.
Menurut dr. Kresna, pembuluh darah adalah “sungai kehidupan” yang menghubungkan semua organ di tubuh, mulai dari otak, jantung, hingga liver. Saking vitalnya, ia menyebut manusia tidak akan bisa hidup tanpa organ vaskular ini. Secara menakjubkan, total panjang pembuluh darah dalam satu tubuh manusia bisa mencapai 100.000 mil atau setara dengan mengelilingi bumi sebanyak tiga kali. Pembuluh darah terbagi menjadi tiga jenis, yaitu Arteri (membawa darah dari jantung), Vena (membawa darah kembali ke jantung), dan Kapiler (penghubung keduanya), di mana masing-masing dilengkapi sistem pertahanan alami yang mampu menciptakan jalur kolateral baru saat tersumbat atau menutup kebocoran secara otomatis.
dr. Kresna merupakan salah satu pakar yang fokus pada Bedah Vaskular di luar jantung dan otak, dan beliau termasuk dalam sekitar 120-an Subspesialis BVE yang langka di Indonesia. Kasus yang ditangani sangat beragam, mulai dari pembuatan Akses Vaskular (AV Shunt/Fistula) yang merupakan jalur kehidupan bagi pasien cuci darah gagal ginjal, penanganan Kaki Diabetes akibat penyumbatan arteri, perbaikan pembuluh darah Karotis yang sering menyebabkan stroke berulang, hingga penanganan varises dan trauma pembuluh darah.
Dalam sesi tersebut, dr. Kresna juga menyoroti pergeseran penanganan gangguan vaskular dari bedah terbuka menuju teknik Endovaskular yang minimal invasif. Dengan teknologi ini, sumbatan pada pembuluh darah dapat diatasi hanya dengan satu tusukan jarum, menggunakan alat canggih seperti laser, microwave, atau stenting, yang memungkinkan pasien menjalani prosedur one day care (operasi pagi, pulang malam) dengan pemulihan yang jauh lebih cepat. Inovasi teknologi mutakhir ini kini didukung penuh oleh Rumah Sakit Islam Aisyah Malang, yang telah dilengkapi ruang Kateter Operation (kateterisasi) untuk prosedur endovaskular tersebut. Mengingat tingginya faktor risiko seperti diabetes, hiperkolesterol, dan gaya hidup tidak sehat, dr. Kresna mengingatkan masyarakat untuk segera mencari penanganan medis jika mengalami tanda-tanda awal gangguan vaskular, seperti nyeri saat berjalan (claudication intermittent) atau kaki yang sering bengkak.
Tonton video lengkapnya di sini: PERAN PEMBULUH DARAH BAGI KESEHATAN – dr. Kresna Agung Prabowo, Sp.B, Subsp. BVE(K) | NGOBROL PINTAR





